Babak Akhir Konflik Yai Mim vs Sahara: Dedi Mulyadi Datang ke Malang dengan Cak Dji dan Tegaskan Keduanya Telah Rukun

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan balasan ke kediaman Imam Muslimin atau Yai Mim, mantan dosen UIN Malang, pada Senin (6/10) sore. Kedatangannya ke…

Zona Malang – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan balasan ke kediaman Imam Muslimin atau Yai Mim, mantan dosen UIN Malang, pada Senin (6/10) sore. Kedatangannya ke Malang ini sekaligus menjadi penanda babak akhir dari perseteruan viral antara Yai Mim dengan tetangganya, Sahara, yang juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam keterangannya, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kedua belah pihak kini telah berdamai dan hubungan mereka sudah kembali baik. “Sudah baik-baik saja. Sudah nggak ada masalah. Sudah pada rukun kok,” tegas Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa kunjungannya bukanlah dalam rangka mediasi formal, melainkan sekadar kunjungan balasan. Sebelumnya, baik Yai Mim maupun Sahara telah secara terpisah datang menemuinya di Jawa Barat pasca keduanya tampil dalam podcast miliknya.

“Waktu itu kan Pak Yai Mim datang ke rumah dinas saya di Bandung, Mbak Sahara juga datang ke rumah pribadi saya di Subang. Terus dua-duanya minta saya mampir ke sini,” ujarnya.

Kunjungan balasan yang juga didampingi oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji ini menjadi titik terang setelah konflik panjang yang menyita perhatian publik. Seperti diketahui, perseteruan antara kedua tetangga di Perumahan Depag, Merjosari ini sempat memanas hingga saling lapor ke pihak kepolisian.

Konflik ini bahkan berdampak besar pada karier Imam Muslimin, yang dinonaktifkan oleh pihak kampus UIN Malang sebelum akhirnya mengajukan pengunduran diri.

Tak hanya itu, tekanan juga datang dari lingkungan sekitar yang sempat mengeluarkan surat keputusan bersama yang meminta Imam dan keluarganya untuk meninggalkan lingkungan tersebut.

Warga Malang Pertanyakan Aksi Wali Kota Malang

Dalam video yang beredar luas di media sosial tentang kunjungan balik KDM dan Cak Dji ke rumah Yai MIM dan Sahara ini membuat warga malang berkomentar bermacam-macam.

Salah satunya adalah mempertanyakan aksi dan tindakan dari Wali Kota Malang yakni Wahyu Hidayat, sebab masalah yang sudah lama ini justru dibantu Gubernur Jawa Barat dan Wakil Wali Kota Surabaya.

“Gak usah tag pak wahyu wong guduk walikota e malang 🗿” ujar akun instagram @oktaaba***

“Malang iki nang Jatim. Sing teko gubernur Jabar ambek Wakil Walkot Suroboyo iki piye konsepe 🤣” balasan dari akun @kock***

Berakhirnya perseteruan ini menjadi sebuah hal penting dan pelajaran berharga bagi publik. Kasus ini menunjukkan kekuatan dialog dan mediasi informal yang difasilitasi oleh tokoh yang dipercaya kedua belah pihak dalam menyelesaikan konflik yang sudah terlanjur meluas di media sosial.

Bagi Anda, ini adalah contoh langka di mana sebuah “drama” viral yang penuh dengan saling lapor dan hujatan di dunia maya dapat menemukan resolusi damai di dunia nyata, membuktikan bahwa komunikasi dan iktikad baik pada akhirnya lebih konstruktif daripada melanjutkan perseteruan.