Meski demikian, penting untuk diingat bahwa hasil quick count bukanlah hasil resmi Pilwali Malang 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang mulai Rabu (27/11/2024) hingga Senin (16/12/2024) untuk menghasilkan hasil resmi pemilihan.
Fenomena dominasi WALI dalam quick count ini tentu menjadi sorotan publik. Banyak pengamat politik lokal yang menyoroti strategi kampanye efektif yang dilakukan oleh tim WALI selama masa kampanye. Selain itu, sosok Wahyu Hidayat yang dikenal dekat dengan masyarakat dan memiliki track record positif dalam pembangunan Kota Malang juga dianggap sebagai faktor penentu keunggulan ini.
Sementara itu, kubu pasangan calon lainnya belum memberikan pernyataan resmi terkait hasil quick count ini. Masyarakat Kota Malang kini menanti dengan sabar hasil resmi dari KPU yang akan menentukan siapa yang akan memimpin Kota Malang untuk lima tahun ke depan.
Terlepas dari hasil sementara ini, proses demokrasi di Kota Malang telah berjalan dengan lancar dan damai. Tingkat partisipasi pemilih yang cukup tinggi menunjukkan antusiasme warga Malang dalam menentukan masa depan kotanya.
Berbagai program unggulan yang ditawarkan oleh pasangan WALI selama masa kampanye tampaknya berhasil memikat hati pemilih. Mulai dari rencana revitalisasi ruang publik, peningkatan kualitas pendidikan, hingga program pemberdayaan UMKM untuk mendorong perekonomian lokal.
“Kami berkomitmen untuk mewujudkan Kota Malang yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” ujar Ali Muthohirin, calon Wakil Wali Kota dari pasangan WALI, saat ditemui di posko pemenangan.







