Mentan Amran: Tidak Ada Kelangkaan Pupuk Subsidi di Awal 2024

Dalam keterangan sebelumnya, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Ali Jamil, menjelaskan bahwa lokasi pupuk bersubsidi di setiap daerah sudah sesuai dengan usulan yang masuk dalam e-alokasi.

Petani yang berhak menebus pupuk subsidi dapat datang ke kios resmi penjual pupuk bersubsidi dengan membawa Kartu Tani atau KTP.

Sementara itu, berdasarkan catatan Pupuk Indonesia, stok pupuk subsidi yang tersedia di gudang lini III mencapai 1,2 juta ton. Stok ini terdiri dari 839,693 ribu ton pupuk urea bersubsidi dan 424,692 ton NPK.

Untuk petani yang tidak memiliki alokasi, tersedia juga stok pupuk non-subsidi sebesar 500,934 ton pupuk urea non-subsidi dan 92,398 ton NPK non-subsidi.

Mentan Amran juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi dan melaporkan segala bentuk penyelewengan yang terjadi. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi dan menjaga integritas lembaga kejaksaan.***